
Sekarang, mari kita bahas kode dan simbol yang tertulis dalam nameplate MCB tersebut.
- Simbol dengan angka 1 dan 2
Ini adalah simbol dari fungsi MCB sebagai proteksi beban penuh dan hubung singkat. Dari gambar tersebut, menjelaskan bahwa MCB ini adalah 1 pole (karena hanya ada 1 simbol saja). Bila ada dua simbol berdampingan, maka MCB-nya adalah 2 poles. Yang umum dipakai di perumahan adalah tipe MCB 1 pole, yaitu hanya kabel phase saja yang diproteksi.
C60a : Merupakan MCB model number yang ditentukan dari produsen MCB. Lain produsen berarti lain model number.
C10 : Kode ini menjelaskan tripping curve MCB yaitu tipe “C”, dengan proteksi magnetic trip sebesar 5-10In (In : arus nominal atau rating arus dari MCB) dan angka “10” adalah rating arus dari MCB sebesar 10A. Rating arus ini adalah kode paling penting dalam MCB dan berguna saat pembelian MCB.
230/400V : Menjelaskan rating tegangan dalam operasi MCB yaitu 230V atau 400V sesuai dengan tegangan listrik PLN 220V.
4500 dan 3 : “4500” menunjukkan rated breaking capacity MCB, yaitu kemampuan kerja MCB masih baik sampai arus maksimal 4500A, yang biasanya terjadi saat hubung singkat arus listrik. Dimana diatas angka ini MCB akan berpotensi rusak. Dan angka “3” adalah I2t classification, yaitu karakteristik energi maksimum dari arus listrik yang dapat melalui MCB.
23850 : Catalog Number dari produsen MCB yang tujuannya sebagai nomor kode saat pembelian.
I-ON atau O-OFF pada toggle switch : Menandakan bahwa MCB pada posisi “ON” atau posisi “OFF”.
Bagi Anda yang merasa awam mengenai listrik, apalagi soal MCB ini, tidak perlu pusing-pusing untuk mengerti nameplate MCB. Hal yang paling penting dalam memilih MCB yang hendak dibeli adalah kode rating arus MCB yang sesuai kebutuhan, seperti contoh diatas yaitu kode “C10”, yaitu rating arus MCB sebesar 10A dengan tripping curve tipe “C”.
Semarang Kota Media Informasi Kota Semarang

