Hot News
Home » Artikel » Artikel Menarik » Mengenal Jenis Lampu di Rumah Anda

Mengenal Jenis Lampu di Rumah Anda

Hemat listrik sudah bukan lagi wacana, tetapi tindakan yang perlu dilakukan jika Anda tidak mau membuat laporan keuangan rumah tangga yang tergerus terus oleh biaya listrik yang semakin tinggi, tetapi bagaimana Anda dapat menghemat biaya listrik, jika tidak mengenal jenis lampu di rumah Anda ?

Setidaknya ada 4 jenis lampu yang paling sering digunakan dalam rumah, berikut penjelasannya :

lampu-bohlam-pijarLampu Pijar
Jenis lampu yang ditemukan Thomas Alfa Edison ini memakai filamen tungsten yaitu semacam kawat pijar didalam bola kaca yang diisi dengan gas nitrogen, argon, kripton, hidrogen dan sebagainya. Lampu ini membutuhkan lebih banyak energi dibandingkan lampu TL untuk mendapatkan tingkat terang yang sama. Lampu pijar atau bohlam biasa ini hanya bertahan 1000 jam atau untuk rata-rata pemakaian 10 jam sehari semalam, hanya bertahan kira-kira 3 – 4 bulan, dan setelah itu kita harus membeli bohlam baru.

Banyak rumah yang menggunakan lampu pijar karena warna yang dihasilkan. Warna kuning lampu pijar memberikan kesan hangat, tetapi ada pula yang membeli lampu pijar karena harganya yang relatif murah. Sebaiknya Anda memperhatikan bahwa lampu pijar memang murah, namun hanya mampu bertahan 3-4 bulan saja.

Warna cahaya lampu pijar adalah kuning, derajat suhu warna 2.500 – 2.700 K (Kelvin)

lampu-sl-plLampu TL (Fluorescent)
Jenis lampu yang satu ini dikenal dengan lampu neon. Sekarang ini lampu neon memiliki model yang bermacam – macam, ada yang modelnya memanjang biasa, bentuk spiral atau tornado, dan ada juga yang bentuk memanjang vertikal dengan fitting (bentuk pemasangan ke kap lampu) yang mirip seperti lampu pijar biasa. Lampu TL lebih hemat energi dibandingkan lampu pijar, karena lebih terang. Untuk lampu TL yang baik (merek terkenal), biasanya sanggup bertahan selama 15.000 jam atau setara dengan 10 tahun pemakaian, harganya juga sekitar 10x lebih mahal dari lampu pijar biasa. Sedangkan lampu TL yang berkualitas buruk mungkin hanya sanggup bertahan 5-7 bulan saja (sekarang ini banyak bermunculan merek lampu “hemat energi” yang murah, namun kualitasnya buruk).

Dengan jumlah watt (energi listrik) yang lebih kecil, dalam jangka panjang lampu TL atau neon lebih murah digunakan daripada menggunakan lampu pijar biasa, dan saat ini jenis lampu TL juga bervariasi baik bentuk, fitting pemasangan, serta warna cahayanya ada yang putih, kuning, dan warna lainnya. Dengan keseimbangan antara harga dan lama pemakaian, lampu TL paling sering digunakan untuk penerangan pada rumah tinggal, toko, mall, serta tempat lain yang membutuhkan cahaya terang dan lebih hemat energi

Warna cahaya lampu TL adalah:
– kuning (2’700 K – 3’000 K)
– netral (3’500 K – 4’500 K)
– putih (5’500 K – 6’500 K)

Baca juga : Cara Menghitung Biaya Pemakaian Listrik Rumah Tangga

lampu-halogenLampu Halogen
lampu halogen biasanya memiliki reflektor (cermin dibelakangnya) untuk memperkuat cahaya yang dihasilkan. Fitting-nya biasanya khusus, namun saat ini ada pula yang dengan jenis fitting biasa.

Lampu halogen merupakan jenis lampu spot yang baik karena arah cahayanya mengarah ke satu area tertentu, misalnya lampu untuk menerangi benda atau obyek secara terfokus. Lampu ini sering digunakan sebagai penerangan taman untuk membuat kesan dramatis dari pencahayaan terpusat seperti menerangi patung, tanaman, kolam atau area lainnya dan sering juga digunakan sebagai lampu display pada toko. Jenis lampu ini sebenarnya merupakan lampu filamen yang sudah berhasil dikembangkan menjadi lebih terang, namun juga kebutuhan energi (watt) yang relatif sama.

Warna cahaya lampu halogen adalah:
– halogen biasa: kuning 3’000 K
– halogen high pressure: putih 6’000 K

lampu-led-hemat-listrikLampu LED
Lampu ini merupakan sirkuit semikonduktor yang memancarkan cahaya ketika dialiri listrik. Sifatnya berbeda dengan filamen yang harus dipijarkan (dibakar) atau lampu TL yang merupakan pijaran partikel. Lampu LED memancarkan cahaya lewat aliran listrik yang relatif tidak menghasilkan banyak panas. Karena itu lampu LED terasa dingin dipakai karena tidak menambah panas ruangan seperti lampu pijar. Lampu LED juga memiliki warna cahaya sinar yang beragam, yaitu putih, kuning, dan warna-warna lainnya.

Lampu LED merupakan lampu paling hemat energi diantara jenis lampu lainnya, meskipun harganya relatif lebih mahal. Meskipun demikian, lampu LED disarankan bagi Anda yang memperhatikan bahwa energi (watt) yang dipakai sangat kecil sehingga menggunakan lampu LED sama dengan menghemat listrik hingga 1/5 dari biasanya. Lampu LED juga bisa bertahan sangat lama hingga 10 tahun bahkan lebih. Jika Anda berminat menggunakan lampu LED, maka pilihlah pada merek – merek yang terkenal karena kualitas dan ketahanan lampu LED yang dihasilkan jelas lebih baik dari pada merek abal – abal.

Warna cahaya lampu LED banyak meliputi semua warna, bisa merah, putih, hijau, biru, kuning, dan sebagainya.




Bagikan kepada teman :

Blibli Spektakuler Semua Brand Diskon Hingga 70%